Langsung ke konten utama

Perlukah Timer Pada Traffic Light

Perlukah Timer Pada Traffic Light


Ketika berkendara kita sering menemui adanya lampu lalu-lintas atau traffic light pada jalanan, hal ini berfungsi untuk mengatur lalu lintas atau jalannya kendaraan , traffic light ini sering kita temui pada perempatan maupun persimpangan yang di mana jalan tersebut banyak dilalui kendaraan yang sedang berlintas, kita sering mendapati pada traffic light tersebut dilengkapi dengan sebuah fitur yaitu berupa timer, timer tersebut berfungsi untuk menunjukkan waktu kapan akan untuk berhenti (lampu berwarna merah), dan waktu kapan kita boleh berjalan (lampu hijau).
         Dengan adanya timer tersebut diharapkan untuk memudahkan pengendara dalam berlalu lalang pada traffic light misalnya ketika pengemudi memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi pengemudi dapat menyesuaikan kapan waktunya untuk berhenti, dan kapan waktunya untuk berjalan sehingga pengemudi dapat melakukan persiapan lebih dahulu, hal ini dapat membuat memudahkan para pengendara tersebut karena dengan adanya timer pengendara dapat menyesuaikan diri ketika mengemudi
         Namun dalam kenyataannya perangkat tersebut malah sering di salah gunakan seperti ketika traffic light akan menunjukkan warna hijau pengemudi tersebut malah memacu kendaraannya ketika warna traffic light  untuk belum menunjukkan hijau, hal tersebut dapat membahayakan keselamatan orang lain ketika ada kendaraan yang berada pada arus yang sama dengan arah berlawanan melintasi perempatan tersebut melaju dalam kecepatan tinggi sehingga dapat mengakibatkan kecelakaan.
         Hal tersebut membuat saya tidak setuju ketika pada traffic light diberikan penanda waktu atau timer, yang di mana hal tersebut dapat memberikan dampak buruk yang dapat membahayakan keselamatan orang lain, walaupun hal tersebut dapat membantu pengemudi, namun faktanya dengan diberikan timer pada traffic light banyak pengemudi yang melakukan pelanggaran yang dimana dapat mengakibatkan kecelakaan, karena banyak pengemudi yang menerobos traffic light tersebut 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sampah kering dan Basah

Dalam melakukan aktivitas luar rumah khususnya ketika mengunjungi pusat kota kita sering menemui berbagai jenis tong sampah, kita sering melihat di kota berbagai tulisan pada tong sampah seperti “sampah kering “ dan “sampah basah” yang mana masing masing bagian dari tong sampah tersebut dipisahkan namun apakah kita mengetahui maksud dan tujuan dari penulisan tersebut dari tong sampah   tersebut berikut adalah penjelasannya Sampah kering atau sampah an-organik yaitu sampah yang tidak dapat di daur ulang oleh bakteri, seperti sampah tekstil yang dimana jika sampah tersebut diuraikan oleh bakteri akan memerlukan waktu yang lama, biasanya sampah “kering” tersebut di daur ulang sebagai bahan kerajinan yang dapat mendapatkan keuntuntungan dari penjualan dengan cara memodifikasi atau menggunaan ulang bagian bagian dari sampah “kering” tersebut untuk membuat berbagai kerajian yang unik, seperti membuat tas plastik dan berbagai macam kreativitas lainnya Sedangkan sampa...

Bahasa Jawa KELAS 11

PENULISAN GURU WILANGAN, GATRA DAN, LAGU Mingkar-mingkuring ukara     (8a)                                    guru gatra:7 Akarana karenan mardi siwi   (11i)                                     guru wilangan:8, 11, 8, 7, 12, 8, 8 Sinawung resmining kidung    (8u)                                    gueu lagu:a, i, u, a, u, a, i, Sinuba sinukarta     (7a)            ...